Jumat, 07 Oktober 2011

Saling menjaga perasaan

Berawal saat saya sedang dalam sebuah perjalanan. Saya bertemu dengan seseorang yang saya kenal, tapi saya sengaja tidak menyapanya...Mengapa seperti itu? Karena niat awal saya yang ingin menyapanya jadi batal. Semua akibat dari sikapnya yang yahhh kurang lebih membuatku dan mungkin membuat tiap orang pun tak nyaman. Dia mentertawaiku, dan kasarnya mencibirku. Yah mungkin karena ketidakpunyaanku, karena aku tak mampu seperti mereka. Tapi apa sebuah "kemiskinan" dapat menjadi bahan tertawaan untuk mereka? Jika iya, hufft sungguh miris. 
Tak ada satu orangpun di dunia ini yang ingin dilahirkan dalam keadaan kekurangan. Orang tua mereka pun akan sangat sedih ketika tidak mampu memenuhi semua kebutuhan yang diinginkan anaknya. Jadi menurut saya akan lebih baik jika orang yang memiliki kelebihan bersikaplah sedikit sopan, toh miskin atau kaya seseorag tetap saja manusia toh? Tetap punya perasaan..Dan untuk orang yang tidak mampu juga jangan terlalu bersikap rendah diri, malu atau apapun itu. Tapi bersikaplah lebih terbuka, lebih yakin, lebih bersyukur...karena dengan bersyukur dapat menjadikan segalanya lebih baik.
Mungkin saya sudah terlalu sering bercerita tentang bersyukur. tapi sepertnya memang itu yang harus selalu ada pada diri kita agar kita tidak pernah merasa Allah tidak sayang pada kita...Sesungguhnya nikmat Allah yang kita dapat sudah sangat lebih dari cukup...

Sabtu, 01 Oktober 2011

Berfikir tentang orang lain...


30 September 2011...
19.00 waktu kamar saya...
Pernah ga memikirkan keadaan orang-orang di sekitar kita? Saat malam ini saya sedang nyaman beristirahat, melepas lelah di kasur empuk...
Apakah semua orang bisa merasakan yang sama dengan kita? Ya...tentu saja tidak. Ga usah jauh2. Beberapa bulan yang lalu mungkin jam 7 malam seperti saat ini saya masih berada di suatu tempat untuk memenuhi kewajiban saya. Sekarang tidak, maka saya harusnya bersyukur. Lalu bagaimanakah nasib banyak orang yang lainnya lagi, saya jadi memikirkan korban kecelakaan pesawat casa 212 di Medan. Tadi saya menonton di salah satu siaran TV yang mewawancarai keluarga korban. Kata kakak korban, dia berhasil menelepon ke nomor hape adiknya dan yang mengangkat adalah suara keponakannya yang berusia 7 tahun. Hanya terdengar suara halo dengan nada lemah kemudian telpon terputus, kemudian kakak korban terus mencoba menelepon. Sambungan yang berikutnya pun berhasil di angkat dan ada jawaban halo juga...yang mengangkat seorang wanita yang tidak dikenali suara siapa itu, jelas kakak korban. Menyimak acara tersebut saya jadi merinding. Ya Allah lindungilah mereka semua, berikan keselamatan, jagalah dengan penjagan terbaikMU ya Rabb. Aamiin...
Dari cerita itu saya kembali melihat keadaan saya yang ya...pasti jauh lebih nyaman daripada mereka atau bahkan banyak lagi orang di luar sana.

Terima kasih ya Rabb untuk semua nikmat yang telah KAU berikan pada kami...saya dan keluarga sampai detik ini sehingga saya masih bisa nyaman, di beri kesehatan dan tidak kekurangan. Semoga nikmatMU selalu tercurah pada kami. Dan jadikanlah kami orang yang senantiasa bersyukur akan semua nikmat yang KAU berikan dan selalu dapat berbagi kepada sesama, kepada orang yang membutuhkan. Aamiin...

Jumat, 30 September 2011

Ambil kesempatan (negatif atau positif) ---cuRcoL

Masih aja ada orang yang kadang suka ambil kesempatan dalam keadaan yang tidak nyaman sekalipun... Mungkin kalo ada yang ambil kesempatan saat dalam keadaan baik yah gapapah kali. Tapi yang nyebelin ambil kesempatan dalam keadaan ga enak, udah gituh  yang bersifat negatif lagi. Huuuuh... ada pula orang macam itu. Bikin ga nyaman ajah. Nyebelin....pingin deh triakin orang itu kalo kamu tuh salah...jahat dll
Tapi yah buat apa juga saya seperti itu yah? Udah lha, biar saja Allah yang bales deh...
Lepaskan saja semua bebanmu, maka semga engkaupun tak akan merasa berat...
And now...keep smiling :)

Total Tayangan Laman