Selasa, 05 Juli 2016

Matahariku a.k.a Arka

Postingan ini lanjutan dari sharing berikutnya..
Jadi harus baca cerita sebelumnya ya biar nyambung bacanya >.< He...

Kedua, sifat-sifat lainnya Arka. Diantaranya adalah manja. Semakin kesini kayaknya makin manja, so sweet sih sebenernya, karena kadang suka tiba-tiba di sela-sela waktu dia main, dia nyamperin dan cuma mau cium-ciumin pipi Ibunnya sambil bilang "Mau gemesin Ibun" walahhhh seneng banget saya.He... Manja yang lain, tiba-tiba suka bermain peran dia sebagai dede bayi dan minta digendong, minta dicium.Hihihi..lucu. Arka sudah bisa diajak permainan Role Play. Dia juga suka mengumpamakan dirinya sebagai Excavator, Ibun sebagai Ambulance dan Yayah sebagai Fire Truck. Jadi dia memanggil Yayah dan Ibunnya dengan sebutan Ambulanca dan Fire Truck. He.. Ntah apa yang membuat dia memilih menamakan kami seperti itu. 

Diusia yang sudah 2 tahun hampir 5 bulan Arka juga sudah mulai memiliki selera memilih sesuatu, lalu bisa saja protes jika tidak sesuai dengan kemauannya. Jadi dia sudah sebagai pengambil keputusan sendiri. Seperti saya baca di beberapa artikel tentang perkembangan anak memang diusia 2 tahunan anak sudah bisa menentukan baju apa yang mau dipakai, makanan apa yang mau dia pakai, kapan harus mandi, main dan banyak kegiatan keseharian dia yang ya...dia tentukan sendiri waktunya. He... kadang memang sih pilihan selera baju misalnya, ga nyambung atas dan bawahnya. Hee.. tapi ya sudah lah, saya sekaligus belajar juga menghargai pilihan dia. Atau bahkan kadang selera makan yang aneh, kok makan nasi pakai lauk tapi hanya lauknya saja yang dimakan dulu, baru nasinya terakhir. Haha.. ya sudah lah ya, yang penting makanan bisa masuk. Awalnya saya suka menerapkan peraturan versi saya donk. Pakai baju harus ini dan ini,kalau makan ya harus lauk nasi dan sayur lengkap bersamaan, kalau main harus begini dan begitu dll. Tapi ya selalu diprotes, hee.. ya wajar saja lah. Kita ternyata ga bisa samain donk maunya anak umur 2 tahun dengan maunya emaknya. Jadi turun lah semua standar tentang ke-perfect-an ala saya. Dan saya bebaskan apa saja maunya, asal kita sebagai orang tua tetap kontrol dan memberi arahan. Arka oh Arka... Ibun banyak sekali belajar darimu, nak...Terimakasih ya :*

Minggu, 03 Juli 2016

Sharing tentang sang Matahari ku

matahari
Alhamdulillah ya Rabb..ternyata waktu begitu cepat berlalu,kini matahariku sudah berusia 2 tahun 5 bulan. Mungkin cerita ini kan terbagi menjadi beberapa bagian, dan alur terceritakan secara mundur. He..
Mengapa kusebut dia Matahariku, karena memang ternyata arti namanya adalah Matahari. Padahal tujuan awalku dan suami memberikan dan memilih nama tersebut karena menyingkat dari kata arif dan berkah menjadi Arka. Tapi Qadarullah nama tersebut juga memiliki arti yang sangat mendalam bagiku..Matahari..

Flashback yang terdekat adalah tentang tingkah lakunya yang sudah semakin superrrr sekali. Sudah bisa baca loh, hee.. karena setiap malam sebelum tidur selalu minta untuk dibacakan buku, alhasil dia jadi hafal isi bukunya. He.. kapan-kapan saya upload video rekaman saat dia membaca tiga buku favoritnya. Banyak hal yang membuat saya jadi belajar tentang parenting justru darinya. Diusia emasnya sekarang sangat banyak yang harus saya pelajari. Mengenai tantrumnya, manjanya, sifat pemilihnya, sikap protesnya dan sebagai pengambil keputusan versi dia tentunya. Saya ya harus ikutan terima saja kalau memang itu baik untuknya, sambil terus mengawasi.He..

Pertama sifat tantrumnya, saya amati mulai terjadi setelah saya menyapihnya. Setelah saya diskusikan dengan dokter langganan Arka, memang wajar sihh sikap tantrumnya karena itu bisa jadi merupakan pelampiasan psikologisnya. Btw metode penyapihan ini pun terjadi dalam 3 periode. He.. dan berhasil pada periode ketiga. 
Periode pertama penyapihan saat dia berusia pas 2 tahun, dicoba tidak disusui secara langsung seharian. Saat malam menjelang tidur saya pun ngungsi di kamar sebelah. Arka dirayu dan didongeng oleh ayahnya. Tapi tak berhasil bahkan menangis gak berhenti-henti sampai jam 11 malem :( Alhasil saya dan suami mengalah untuk tetap memberinya ASI lagi, hee.. Kami kalah :D 
Periode kedua penyapihan adalah saat usia Arka 2 tahun 3 bulan, saya kira sudah cukup aman untuk menyapihnya. Kali ini metodenya cukup sadis ya, he... karena saya ditugasi untuk pergi keluar kota selama 3 hari. Nah, jadi saya fikir kesempatan nih sekalian nyoba Arka untuk tidak mimi langsung selama 3 hari dan pasti dia akan lupa sepulang saya dari luar kota. Itu alibi kePDan saya. Hahaha..kenapa saya bilang kePDan, karena ternyata salah...Padahal selama saya 3 hari diluar kota, seiap malam saya kontrol apakah Arka aman tidur nya, rewel gak dll. Semua berjalan lancar, jadi saya fikir wihhhh aman nih sepulang nanti. Dan datanglah hari kepulangan saya. Saya sampai rumah sekitar jam 1 tengah malam. Arka pas terbangun saat saya sampai rumah. Dan kalimat awal yang disebutkan olehnya adalah "Bun, mimi..." Hahaha..saya jadi kaget, loh kok masih ingat ya. Tapi atas saran suami untuk jangan dikasih, karena sudah 3 hari kemarin Arka bisa kok bobo tanpa mimi Ibun. Jadi dia digendong walau masih nangis karena mungkin dia merasa ini adalah yang aku tunggu-tunggu tapi kok aku ga boleh ya?? :( Sampai besok paginya setiap dia mau mimi dikelabuhi oleh mainan, digendong dan lain-lain. Oh iya saat pagi-pagi badan Arka jadi agak demam. Tapi saya befikir ah ini gak apa-apa. Sampai jam 10 malam badannya masih demam, malah saya cek sempat sampai 40,2 dercel. Panik? Pasti... Akhirnya saya ngomong langsung ke Arka sambil saya peluk erat. Arka kenapa? Kok demam? Arka masih mau mimi Ibun ya? Awalnya dia bilang Ngga bun , Arka udah besar. Tapi wajahnya sedih. Lalu saya tanya lagi. Arka masih mau mimi gak?Kalau mau gapapa kok.. Akhirnya dia bilang iya bun, Arka masih mau mimi. Dan akhirnya keputusan kami adalah memberikan kembali ASI yang sudah 5 hari tidak diberikan. Ah...lega rasanya..mungkin ini adalah yang dimaksud dengan WWL. Jika anak belum siap untuk disapih ya jangan dipaksa. Ajaibnya panasnya langsung turun seketika setelah saya kasih mimi dan Arka pun tidur nyenyak. Jadi kesimpulannya periode kedua menyapih, Gagal lagi :D  
Periode ketiga menyapih hanya berbeda beberapa hari dari periode kedua. Saya hanya bermetode Arka miminya udah ya, mimi ibun pedes :P pernah sesekali nyobain saya kasih minyak kayu putih.Hihihi.. Tapi dalam hati saya sih pasrah aja, masih mau mimi ya silahkan, ngga ya udah Alhamdulillah. He.. eh tiba-tiba saya masih nawar-nawarin Arka mau mimi ngga? Dia malah yang udah bilang, mimi Ibun untuk dede bayi aja ya bun, sampai malam dan sampai seterusnyaaaaa sampai sekarang. Wah... Alhamdulillah. Ternyata emang kunci dari menyapih adalah si ibunya juga mesti pasrah dan rela.He.. 
Horeee Arka sudah memasuki babak baru dalam kehidupannya. Sudah makin besar, pintar dan semoga selalu jadi anak ganteng dan soleh :P

Babak baru ini tidak serta merta aman terkendali semua, karena ini merupakan titik awal Arka jadi lebih sering tantrum, seperti saya cerita di awal. Tapi semoga itu segera berlalu ya sayangnya Ibun dan Yayah :*

Okeh sekian sharing sapih menyapih versi Arka, next story tentang Arka yang makin manja ya..
See u..

Jumat, 01 Juli 2016

Diminta versus Inisiatif

Sebenarnya sudah terlalu banyak hal-hal yang ingin dituliskan.Tapi berhubung banyak pula godaan untuk tidak melaksanakannya jadilah blog ini bagai rumah tak berpenghuni.Hee..
Sebagai awalan setelah sekian lama rumah ini sepi,hanya ingin sedikit share tentang hal remeh temeh tapi lumayan sering terjadi di kehidupan (baca : kehidupan saya).

Ilustrasi:
Saat menjelang liburan yang dimana biasanya pekerjaan semakin menumpuk bisa jadi merupakan kegiatan yang tidak menyenangkan yaa.. Walau aroma liburan sudah sangat mendesak ingin disantap, kayak makanan aja. hee.. Lagi sibuk menyelesaikan tugas pokok pribadi ehh kok tiba-tiba diminta oleh rekanan atau bahkan atasan mengerjakan sesuatu yang bukan tanggung jawab kita. Kira-kira rasanya gimana?
Mungkin kalau yang loyalitasnya tinggi mahhh hayuu aja,tapi kalau ngga..bisa jadi yang terlintas "ya ampun,ini kerjaan sendiri aja belum selesai malah ditambahin lagi" manyun dehh abis itu. Hihi..
Berbeda ketika kita sedang mengerjakan pekerjaan kita,terus kita melihat sendiri rekanan atau atasan kita seperti sangat kerepotan dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dannn dari hati ikhlas terdalam kita pun berinisiatif menawarkan diri untuk membantunya.
Jrengggg...
2 situasi yang berbeda walau akhirnya akan sama hasilnya..semua pekerjaan selesai.

Nah kalimat walau akhirnya semua pekerjaan selesai bisa jadi berdampak berbeda yaa dalam dua situasi tersebut. Situasi pertama selesai tapi sambil misuh-misuh,hee..Kalau situasi kedua kayaknya aman tenteram..Dan yang terpenting sebagai pelaku pasti merasa situasi kedua jauh lebih nyaman dibanding yang pertama.So..kita sebagai orang yang kadang sebagai pelaku atau kadang sebagai pihak pemberi perintah ada baiknya saling melihat keadaan.Lebih baik kalau masih bisa dilakukan sendiri maka lakukanlah,ga enak juga minta tolong ma orang yang terkesan olehnya adalah menyuruh daann membuat si pelaku tidak nyaman.Lebih baik lagi kalau sudah selesai dengan urusan kita malah berinisiatif membantu yang lain. Mengerjakannya penuhh keikhlasan.Hee..

Sekian curhat saya,karena sekilas mendapat inspirasi dari kejadian disekitar.
Semoga kita bisa menjadi orang yang selalu bisa berinisiatif baik membantu orang disekitar,tanpa harus diminta :) 

Jumat, 02 November 2012

Flashback... :)


Sering pasti denger kata flashback, mungkin maknanya dapat saya artikan seperti melihat sekilas waktu di masa lalu. Hal ini bisa terjadi scara spontan atau ada pemicunya. Seperti sekarang saya terpicu untuk mengenang masa-masa lalu karena abis liat memori foto-foto jadul. Ada yang bikin senyum, ketawa, kocak bahkan terharu sampai nangis. Berarti foto yang saya lihat juga ada yang lucu, aneh, atau menyedihkan.
Foto bisa jadi bukti otentik, sambil mengenang masa lalu. Bukan untuk kembali mengingat hal-hal yang tidak menyenangkan... Tapi justru mengambil manfaat dari hal-hal baik yang pernah terjadi. Bukan begitu?
Hal ini juga menyadarkan saya bahwa telah banyak waktu yang terlewati, telah banyak yang berubah, telah banyak yang datang dan pergi.
Foto waktu masih kecil, lugu, foto keluarga “jadul”... Dan kini semua seperti disulap menjadi besar dan dewasa. Tak lagi bisa tidur berdesakan dalam satu tempat tidur... Sudah banyak yang berubah, sudah ada yang pergi meninggalkan kami semua. Dan kini kami yang tinggal, ingin tetap terus bersama. Haru rasanya...
Masa-masa SMA, apa kabar teman2 SMAku ya?? Langsung SMA karena saya kehilangan file foto2 teman SD dan SMP. Saya yakin mereka sudah sukses dengan versi kehidupannya masing-masing. Terus semakin bertambah teman-temanku saat kuliah. Apa kabar temanku?? Sahabatku?? Ah..sudah lama sekali gak bercanda atau sekedar mendengar suaramu ditelfon. Walau mungkin masih tetap segelintir teman yang tetap berkomunikasi walau hanya melalui tulisan. Tapi rasanya kangen, kangen,,, 

*Setel playlist lagu-lagu memori dari zaman SMA, kuliah mpe awal-awal kerja* 

Terus liat foto-foto temen waktu KKN. Ternyata udah 5 tahun yang lalu yah saya KKN. Apa kabar desa Randudongkal, Pemalang? Apa kabar posko KKN kami?? Sahabat-sahabat terdekat saya?? Rasanya ingin kembali mengulang canda tawa kita yah... 
Next click... Foto wisuda... 12 Desember 2008 udah mau 4 tahun yah saya lulus kuliah. Terbersit niat di beberapa sel syaraf yang masih menyimpan keinginan, kapan yah saya wisuda untuk yang kedua kali dengan titel master. Karena baru saja tempo hari temanku, sahabatku membicarakan tentang niat kuliah lagi. Wallahu... Niat ada, tapi entah lewat jalan mana rezeqi itu akan datang. 
Next destination, mata tertuju pada foto-foto bersama teman-teman waktu awal kerja. Dari April 2008 sampai Juli 2011. Foto-foto bersama teman kuliah yang tetep contact dalam kelompok Bidadari pun terselip diantara foto-foto sesudah kelulusan. Menjalin silaturahim, memang indah... Hingga takdir mengantarkan saya berkunjung kesebuah kota di Jawa Timur dengan tujuan hati mencari ilmu, yang ternyata tidak sesuai dengan keinginan saya. Maka Al-Baqoroh 216 pun gak henti-henti menemani saya.
Dan semenjak itu hingga saat ini, saya berada di sini... dan itu pun sudah menginjak waku satu tahun. Maka flashback, mengingatkan saya dan membuat tangan ini ingin memilih foto-foto jadul bersama teman-teman... Lucu, penuh tawa, canda... Ambillah segalanya yang indah, sehingga kamu terus dapat tersenyum, Simpanlah semua memori indah itu dalam bermilyar-milyar sel syarafmu. Lalu bersyukurlah...

Allah.. Ya Rabb, Ya Rahman Ya Rahiim...
Tetaplah jaga semua orang yang saya sayang, yang berada di sekitar saya :)
Tetap jaga silaturahim diantara kami, sehingga menjadi berkah untuk kami. Aamiin...

Selasa, 16 Oktober 2012

Gala Premier Cita-citaku Setinggi Tanah

Seneng rasanya bisa ikutan gala premier film Cita-citaku setinggi tanah, secara saya bisa nonton film sebelum film itu diputar secara serentak seminggu setelah acara gala premier :) di acara itu ada banyak para undangan dan artis yang main difilm, nggak terlewatkan juga pengisi soundtrack film tersebut Endah n Rhesa yang lagunya keren-keren.

Studio buat nonton dibagi menjadi 4 studio, kebetulan saya dapet studio 4 yang tanda diundangannya ada warna Pink (my lovely color). bersama si nda dan eka saya duduk dibarisan ketida dari depan, walau paling depan ternyata posisi nonton disini nggak bikin mata jereng ko :D

Sebelum film dimulai ada sambutan dari sutradara filmnya Eugene Panji dan beberapa pemain serta perwakilan dari Aqua dan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). film pun  langsung dimulai, filmnya bagus, walo kurang banyak konflik yang terkadang bikin ngantuk. tapi secara konten dan pesan film ini sarat pesan positif untuk anak-anak. Terlebih film ini memang cocok untu kedukasi anak yang disajikan secara ringan. mungkin kalo buat orang dewasa film ini kerasa datar tapi buat anak-anak film ini ringan dan mudah dipahami mereka.

setelah nonton saya langsung keluar dan berbincang-bincang sebentar dengan nda, eka, mas iman, dan mba cici. sampai akhirnya kami pulang dengan "GudiBeg" yang diaksih dari acara itu :D

Senin, 17 September 2012

Refresh your self! -ga jelas-

Ada apa sih dengan beberapa hari terakhir saya ini?? 


Curhat ah... Mungkin butuh refreshing karena sedang banyak banget yang difikirin, uh... ngerasa semua yang dikerjain gak maksimal, sebel deh jadi sensitif n bawaannya pingin mayah mayah teyuussss. >:( Setiap ada waktu libur pingin coba refreshing, tapi belum nemu tempat yang bagus buat dikunjungin. 
Kalo ada beberapa list yang pingin dikunjungin tapi waktu ga memadai, karena biasanya membutuhkan waktu seharian atau bahkan mungkin nginep. Dan sekalinya ada acara yang bisa bikin refreshing dengan menginap saya ga bisa ikutan (someday aku akan ke Tidung, temenin aku yah rams). Sebel deh... Tapi ya udah deh anggap positifnya ajah deh, mungkin saya masti butuh waktu buat istirahat karena tragedi -6 hari- di bulan puasa kemaren. Semoga cepat pulih dan bisa kembali beraktivitas secara maksimal. Saya kangen pecicilan lagi -tanpa takut sakit lagi-. Pingin bebas jalan-jalan kemana ajah yang saya mau. 
List tempat yang kangen saya kunjungin...
1. Masjid At-Ta'awun
2. Makan Ikan bakar
3. Makan Soto Lamongan
4. Poto-poto di tempat yang baguuuusssss

Apa sih, udah deh mulai ga jelas lagi. Mungkin yang baca juga males kali yah, yah sama deh saya juga lagi males, mau nulis juga malah jadi ga jelas ginih..
Eh tapi waktu hari sabtu ada hal yang bikin saya bahagia, hahahaha... 
Melihat discount buku, seperti angin surga makin kuat bertiup (lebay :P )
Berada dalam surga duniawi saya, dikelilingi hal-hal yang menyenangkan (everythin' bout Biology) dan semuanya serba diskon... akan menjadi list saya yang berikutnya...

5. Belanja buku di TM Bookstore... TM I'm comin'...

Pingin juga tidur siang tapi ditempat yang sejuk, di pinggir pantai enak kali yah... banyak angin, denger suara ombak. Huhuhu... malah ngayal. Jadi pingin nyobain sekali-kali backpacker. Semoga saya berani! Okeh akan saya buktikan, someday... Tunggu postingan backpacker saya yah (kalo jadi, Hehehehe...) so list berikutnya yang ga atau kapan akan terwujud adalah...

6. Backpacker (yah ke Yogyakarta-Bromo trus Lombok deh) Wew... sebagai newbie udah keren kali yah segitu jauhnya. Hehehe... Menyemangati diri sendiri...
Semangatttt!!!

Senin, 04 Juni 2012

Amazing brain

Sekelumit cerita tentang begitu hebatnya otak kita,...

Seperti kata pepatah, pengalaman adalah guru terbaik... Memang benar adanya. Saya tau pepatah itu udah lama sih, saya baca dari buku tulis di bagian bawahnya dari jaman masih sekolah pake buku tulis. He.... (kayak jaman sekarang sekolah ga pake buku tulis aja...) Tapi saya merasakan nyatanya baru sekarang-sekarang. Saat harus mengerjakan sesuatu yang baru dan belum ada pengalaman sama sekali pasti kita bingung. Tapi beda saat kita sudah berpengalaman, memiliki jam terbang yang banyak atau paling tidak pernah melakukan walaupun sekali pasti kita lebih percaya diri. Tapi saya juga jadi bertanya-tanya, mengapa ya kok saya jadi merasa takut melakukan hal-hal yang baru sekarang?
Padahal jika ditelusuri dari awal kita lahir, semua belum memiliki pengalaman. Belajar jalan, belajar berbicara, belajar membaca dan masih banyak hal-hal yang kita lalui tanpa ada pengalaman. Lalu bagaimana saya bisa mengurai makna pepatah di awal tadi...??
Ternyata kuncinya adalah bagaimana kita menyikapi hal-hal yang ada dihadapan kita. Ketika kita menganggap masalah yang ada di depan kita besar, maka dia akan benar-benar membesar dan mempengaruhi ke semua hal dalam diri kita. Tapi ketika kita menganggap masalah itu kecil maka kita akan dengan mudah menyelesaikannya. Tapi memandang kecil masalah tidak sama dengan meremehkan dan menganggap gampang. 
Untuk menghadapi semua itu kuncinya adalah positif thinkin', positif feeling dan aktifkan otak bagian temporalis (atas telinga). Sehingga walaupun kita belum berpengalaman dalam suatu hal, walau jam terbang kita belum banyak. Tetap yakinlah dengan kemampuan diri kita, ditambah dengan kekuatan do'a yang kita kirimkan melalui otak, lalu terpancar sampai ke seluruh alam. 
Like a magic... banyak hal yang terjadi dalam diri kita, bahkan tanpa kita sadari. Tapi sebenarnya otak memerintahkan diri kita untuk melakukan hal-hal tersebut. Dan semakin sering kita melakukan hal-hal yang sama berulang-ulang maka otak juga akan terus menyimpannya sebagai memori "permanen" dan setelah itu maka pepatah "pengalaman adalah guru terbaik" tercipta...

Tunggu postingan sambungannya ya...

Rabu, 30 Mei 2012

Let's go back to Jakarta

Hari kedua di Purbalingga...
Bersambung dari postingan sebelumnya nih...
Pagi-pagi bangun tidur kelaperan, jadi hunting makanan lokal khas Purbalingga. Kata temen-temenku sih makanan yang wajib dicoba saat di Purbalingga adalah Soto Bancar dan es Durian. Tapi es Duriannya ga sempet nyobain. Pagi-pagi mari kita jalan pagi di sekitar pasar Mandiri nyari sarapan. Setelah muter-muter di sekitar pasar dan menuju ke pasar Bancar, kita mendapatkan sarapan yaitu soto Bancar, tapi sayang ga sempet di foto karena sudah sangat lapar. He... Isi soto Bancar itu kayak soto biasa di tambah kerupuk (semacam opak), potongan daging, telur puyuh, bumbu kacang, ketupat. Wew... enak deh rasanya... (Apa karena laper yah?? Jadi semuanya enak, hehehehe... :P)
Sebelum berangkat
narsis dulu
Setelah makan, kita santai-santai dulu sebentar sampai menunggu Zuhur. Setelah Zuhur kita bersiap-siap berdandan. Hehehe... Dandan kilat dan langsung berangkat ke acara resepsi. Setelah acara pernikahan sekaligus acara temu kangen dengan teman-teman se-kostan dulu rampung. Mari kita packing-packing dan bersiap pulang ke Jakarta. Di tempat resepsi juga gak sampai selesai karena harus siap-siap packing untuk kembali pulang ke Jakarta. Alhamdulillah tiket udah di tangan, bersiap menunggu di jemput Taksi lagi dari penginapan. Berhubung ga tau mana-mana, dan ga ada kendaraan jadi yah apa-apa naik angkot, becak dan mentok-mentoknya ya Taksi. 
Dari tempat penginapan siap menunggu dijemput Taksi untuk kembali ke Stasiun PurwokertoPerjalanan pulang melalui rute yang berbeda, kemarin lewat Padamara dan saat pulang lewat Sokaraja. Wah ternyata lewat kampus Teknik Unsoed. Baru tau juga tuh ada disitu. Perjalanan melaju terus melewati terminal Purbalingga, pasar Segamas, kampus Unsoed, terminal Purwokerto, Moro Purwokerto, Alun-alun Purwokerto, Sawangan baru deh sampai di stasiun Purwokerto. Perjalanannya sengaja muter-muter karena sengaja mau anter temen dan cuci mata. Hehehe...
Stasiun Purwokerto
sepi bangettttt
Sampai di Stasiun Purwokerto ternyata masih sore, padahal kereta berangkat jam 20.02 (kata di tiket) ya udah deh... alhasil menunggu saja, abis bingung mau kemana lagi apalagi dengan bawaan yang rempong banget. He... Suasana stasiun yang masih sepi banget... Jadi tidur-tiduran ajah di kursi penumpang, hahahaha... kasian banget dah, kayak pengungsi darimana gituh :D
Setelah menunggu sekitar 3 jam, (huuuufffttt...lama dan bosan yah? Hehehehehe... ) akhirnya kereta Purwojaya datang, dan langsung naik. Horee... Menuju Jakarta (stasiun Gambir). Perjalanan menuju Jakarta keretanya ngebuutt banget, alhasil sekitar jam 01.15 udah sampe Gambir. Alhamdulillah...
Kapan-kapan jalan-jalan lagi ya readers...
See ya.. :)

Selasa, 29 Mei 2012

Purwokerto... akhirnya, setelah sekian lama

Akhirnya... setelah sekitar hampir 4 tahun saya kembali menginjakkan kaki di kota penuh kenangan, Purwokerto
Kenapa bisa dibilang penuh kenangan? Ya pastinya... karena sekitar 4 tahun 3 bulan saya tinggal disana untuk dapetin titel S.Si. Banyak kenangan sedih, senang, semangat dan masih banyak lagi. Makanya saat kemarin ada kesempatan untuk kembali ke kota itu, saya maksimalin untuk ngilangan kangen. Walaupun mepet banget waktunya, mampir ke kampus  Biologi juga ga sempet. Cuma nyempetin makan makanan favorit dari jaman kuliah dulu, hehehe... Alhamdulillah kesampean juga mupengnya setelah sekian lama. 
Ayam goreng tantene, yummy...
Berawal dari undangan pernikahan, temen sekaligus kakak... Jadi berangkatlah saya kesana, walau dengan segenap usaha "merepotkan" semua orang. Hehehe... Dari pemesanan tiket berangkat yang cuma di beli online dan lupa buat beli tiket pulangnya. Hahahaha jadi akhirnya saya kembali merepotkan temen buat minta beliin tiket dengan langsung mengantri di stasiun Purwokerto. Makasih yah frenn... Sampai bingung mesti naik apa dari stasiun Purwokerto ke tempat acara. Dan bingung juga mesti nginep dimana. Tapi Alhamdulillah akhirnya semua dimudahkan...
Ketika masih di kereta udah tanya-tanya temen dari stasiun ke tempat makan ayam goreng Tantene mesti naik apa? Dari stasiun nyebrang dulu terus naik angkot G1 yang menuju kesana. Tempat ayam goreng Tantene ga jauh dari Unwiku, posisinya ada di sebelah kanan jalan. Yeeee... langsung pesen dan langsung lenyap dalam sekejap, karena lapar. Lumayan perjalanan dari stasiun Gambir jam 06.30 dan sampai di stasiun Purwokerto sekitar 12.15-an dengan kereta Purwojaya. Setelah makan dan istirahat sebentar, saya janjian dengan teman untuk transaksi tiket yang dipesen olehnya. Sekalian deh tanya-tanya, saya mesti naik apa ke Purbalingga? Akhirnya disarankan untuk naik taksi via Padamara. Yup finally sampailah saya di Penginapan yang udah di pesen ma temen yang mau nikahan. He... So let's take a rest...

Rabu, 04 April 2012

Arc de triomphe vs Simpang Lima Gumul

Pertama kali tau tentang Pare, hm... dimana yah? Yang ke bayang adalah daerah Sulawesi. Yah itu mah Pare-pare. He... Setelah cari-cari info. Pare terkenal banget ma kampung inggrisnya. Saya berkunjung ke Pare juga karena saya ingin mampir ke kampung inggrisnya. Cerita saya di Kampung Inggris, Pare ada di postingan sebelumnya. Tapi sekarang saya jadi kangen untuk kembali ke sana. 

Simpang Lima Gumul, Pare
Karena saya belum sempat merasakan indahnya malam yang romantis (katanya) di salah satu tempat di Daerah Simpang Lima Gumul. Ada sebuah bangunan yang sama kayak bangunan Arc de triomphe di Paris. Saya sempet ke SLG (Simpang Lima Gumul) tapi pada siang hari. Memang bangunannya mirip, tapi ya itu... ga se romantis kayak malam hari yah kayaknya. He... Someday saya mau balik lagi ke Pare untuk bisa ke SLG pada malam hari... Dan someday (lagi, berikutnya) saya mau berkunjung ke Arc de triomphe yang asli di Paris. Aamiin...
Arc de triomphe

Sabtu, 17 Maret 2012

Sotoji - Soto Jamur Instan Yang Lezat



Sotoji - Soto Jamur Instan
Sebagai orang Indonesia yang cinta kuliner mungkin soto adalah salah satu makanan yang tidak asing. Soto dikenal juga dengan nama sroto atau coto yang biasanya terbuat dari kaldu daging dan sayuran. Daging yang paling sering digunakan adalah sapi dan ayam. Beberapa soto yang saya pernah coba diantaranya soto ayam, soto mie, soto Betawi, soto Padang, soto Sokaraja, soto Lamongan dan coto Makassar. 

Masing-masing soto tersebut mempunyai cara penyajian yang berbeda-beda. Soto bisa dihidangkan dengan berbagai macam makanan pendamping, misalnya kerupuk, perkedel, emping, sambal, saus kacang, dll. Dan juga pula dengan tambahan lainnya seperti jeruk limau, koya (campuran tumbukan kerupuk dengan bawang putih) dll. Bahkan ada juga yang mendampinginya dengan ketupat lho... (sangat cocok sebagai makanan pendamping khusus saya yang doyan makan, hehehehe...). 

Nah ngomongin tentang soto, ternyata sekarang ada soto dengan model baru nih. Soto yang disajikan bersama jamur. Lho qo jamur yah??? Dah gitu jamurnya jamur instan loooh... Wah jadi penasaran ya?? Tapi sebelum itu, saya mau ngebahas si jamurnya dulu yang lagi booming. Jamur adalah makanan alternatif yang sehat, karena jamur memiliki kandungan protein yang kurang lebih setara dengan protein hewani, tapi tetap dapat dikonsumsi tanpa takut kolesterol naik dan juga dapat dikonsumsi oleh anggota vegetarian. 

Sotoji - Soto Jamur Yang Lezat
Yang selama ini saya tau olahan jamur tuh hanya digoreng atau di sayur. Nah kebetulan ada makanan baru berbasis soto yang disajikan bersama jamur tadi, namanya tuh Sotoji. Mungkin belum familiar kali yah namanya. Justru itu, saya mau ah jadi duta Sotoji, he... Darimanakah gerangan saya tau Sotoji?? Awalnya saya datang di acara deBlogger untuk pertama kalinya pas ada pelatihan Digital Planning, terus ada yang ngomongin Sotoji. Apa sih ituuuu?? Qo kayaknya udah eksis banget di kalangan anak-anak deBlogger. Eh pas diakhir acara saya malah dapet 1 bungkus Sotoji gratis. Besok paginya saya masak tuh, tapi udah keduluan dimakan sama adik saya. Hiks... Saya ga kebagian. Cuma denger komentar adik saya “Enak mba rasanya, belom pernah nih nyobain yang kayak gini. ” Wah bikin saya makin penasaran pingin nyoba nih... Tapi saya dapet darimana yah Sotojinya?? Hm... Bagai gayung bersambut (cieehh...) ternyata di Digital Planning yang kedua saya dapat 3 bungkus Sotoji gratis. Makasih mas @rsugito. Setelah mendapat beberapa bungkus Sotoji, saya mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang Sotoji.

Sotoji adalah soto jamur instan yang lezat, memiliki kandungan serat dan protein nabati yang tinggi serta sangat cocok disajikan sebagai pendamping nasi. Jamur yang disajikan dalam produk ini adalah jamur tiram atau yang biasa dikenal dalam dunia ilmiah Pleurotus ostreatus. Kandungan gizi P. ostreatus antara lain protein 27%, lemak 1,6%, karbohidrat 58%, serat 11,5%, abu 0,3% dan 265 kalori (Cahyana dkk dalam Suhartini dkk, 2007). Sotoji dibuat di PT.TRI RASTRA SUKSES SEJAHTERA yang terletak di Bogor. Awalnya pemasaran Sotoji hanya disekitar Bogor, tapi sekarang sudah mulai beranjak ke Depok dan Jakarta Selatan. Sotoji tenyata sudah ada juga lho di toko AhadMart Cinere (dekat kelurahan Gandul), disana di patok dengan harga Rp.3200,-

Produk baru makanan instan yang berlabel Sotoji ini tetap mengedepankan rasa soto yang tidak mengecewakan para penikmat soto. Karena rasa soto yang terdapat dalam Sotoji sangat berasaaa... Yang membedakan produk instan Sotoji dengan produk instan lainnya adalah dari penampakan awalnya. Sotoji saya lihat memiliki bungkus yang bagus, ga tipis kayak kemasan instan biasanya. Terus isinya hm... kok dikit yah, ah tapi kayaknya bakal melar nih pas direbus, hehehehe... trus ada bumbu, minyak soto, cabe bubuk dan ini nih yang paling beda yaitu jamur yang dikeringkan. Sebenernya agak aneh juga, karena jamur yang digunakan yaitu P. ostreatus yang saya tau berwarna putih agak abu-abu muda, tapi kenapa yang di kemasan ini warnanya jadi kecoklatan yah???? Dan setelah mencari tau ternyata jamurnya diolah dulu jadi dia berubah warnanya. Tapi tetap tidak merubah rasanya qo. Cuma tekstur jamur dalam kemasan Sotojinya yang berubah, jadi agak lebih kenyal. 
Sotoji Original

Bersiap memasak Sotoji... Wah repot nih mesti cari-cari gunting buat buka kemasan bumbu dan jamurnya. Semoga bisa jadi masukan supaya dikasih sobekan kecil diujungnya ya... Terus mulailah kita memasak, ternyata sohunnya cepet matang loooh ga kayak beberapa produk instan yang isinya bihun karena cukup lama masaknya supaya empuk dan yang lebih penting ternyata benar sohun yang tadinya sedikit jadi banyak, hehehe... aduk2 sebentar dan tarrraaa jadilah Sotojinya (tanpa tambahan apa-apa). Pingin ngerasain originalnya dulu ah...  Lidah saya yang asli Indonesia nih ngerasa bumbu sotonya berasa, pedasnya pas. Nah sensasi jamurnya nih yang ditunggu-tunggu, kenyal dan tetep berasa jamur. Mantappp deh... Someday mau nyoba bikin Sotoji dengan campuran macem-macem boleh juga nih... :)

Video "Sotoji - Si Soto Jamur Instan Yang Pintar"

Kamis, 15 Maret 2012

Cahaya...

Ketika kau pandang hari esok…
Mungkin kau akan merasa takut melangkah
Tapi ketika kau lakukan hari ini
dengan sempurna…
Maka aku percaya ketakutan itu pasti kan sirna…

Sebuah titik cahaya baru
Menemaniku setia…
Cahaya itu kecil, tapi abadi
Ku fikir itu akan lebih baik
dari pada yang selalu berkobar
tapi akan cepat padam…

Cahaya kecil itu menemani kegelapan hatiku…
Mengisi kehampaan hatiku…
Aku selalu ingin menjaga cahaya kecil itu
abadi menerangiku…
Mudah2an dia ga pernah membakarku…
Aamiin…





cRea :Sh
                                                         20 November 2007

Soto Pintar ya... Sotoji

Lho qo soto pintar?? Ini karena Sotoji bisa masak sendiri (tau ajah pas waktu laper datang). Tring tring tring... Semangkuk sotoji datang menghampiri saat lapar melanda. (Ihiy... lebay mode on)
Yummy...
Selamat menikmati...
Dan saat udah kenyang, jadi ngantuk deh. Hehehe...




*Video ini dibuat untuk mengikuti lomba review Sotoji

Jumat, 09 Maret 2012

Aku punya Allah

Ketika dihadapkan dengan masalah yang mungkin sangat besar (belum tentu untuk orang lain itu hal yang besar). Apa yang bisa dapat kita lakukan? Hanya selesaikan, jalani dengan semampu kamu. Jangan pernah perdulikan orang-orang yang ada di sekitar kamu, terutama yang menganiaya kamu. Hanya yakin apa yang kamu lakukan sudah sesuai ketentuan dan benar. Jika memang kamu benar, tapi kamu berada di lingkungan yang salah. Kamu hanya bisa bersabar... Pertolongan Allah nyata, akan datang di saat yang tepat. Tidak pernah terlambat satu detikpun.
Banyak hal yang membuktikan hal tersebut. Saat kita sudah sangat terpuruk, kadang kita sudah rapuh dan tak ingat Allah, padahal saat seperti itu Allah justru sedang sangat dekat dengan kita. Sangat dekat... Ya Allah jagalah kami, jadikan kami selalu dekat dengan-MU. Jangan biarkan kami terlena dengan duniawi. Selalu ingatkan kami untuk mengingat kehidupan yang lebih kekal nanti, ingatkan kami untuk banyak bersiap-siap untuk itu semua. Ya Allah kabulkanlah do’a kami. Aamiin...

Kamis, 16 Februari 2012

Ingin Introspeksi Diri Setiap Saat

Kali ini entah yang keberapa saya menulis tentang rasa syukur. Tapi memang itu hal yang paling tepat yang dapat saya lakukan saat berhadapan dengan semua hal yang belum saya dapatkan sampai detik ini. Saya kembali makin meyakinkan diri saya bahwa Allah memberikan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan ummat-Nya bukan karena kemauan ummat-Nya. Apapun itu, yakinlah ratriku sayang...

Terkadang memang sangat sesak saat semua hal mendesakmu untuk melakukan sesuatu yang sangat sulit kau gapai. Padahal di sisi lain kau telah melaksanakan dengan seluruh usaha maksimal. Terkadang saya jadi berfikir kembali, apakah saya harus menyerah begitu saja. Apa memang takdir Allah tidak seperti yang ada difikiran saya? Tapi bukankah pertolongan Allah akan datang justru disaat ummat-Nya yang hampir putus asa namun tetap memohon pada-Nya, memohon pertolongan dan jalan keluar dari-Nya. Maka akan datanglah pertolongan dari-Nya. Sudah banyak hal yang terjadi dalam hidup saya yang berkaitan dengan keyakinan itu. Tapi sungguh Ya Rabb, itu sangat tidak mudah. Seringkali saya juga kesal, putus asa dan ah... entahlah. Tapi kepada siapa lagi saya meminta selain pada-Mu ya Rabb. Jadikanlah saya selalu dekat dengan-Mu, yakin akan ketetapan dalam Lauhul Mahfudz-Mu.

Mudahnya adalah tetap bersyukur dengan apapun yang kamu terima saat ini. Memang sangat indah berada dalam putaran roda kehidupan yang berada di atas. Tapi yakinlah apapun yang kamu terima saat ini adalah yang terbaik untukmu. Mungkin saja jika kita dapat melihat dari sudut pandang yang berbeda tidak semua yang berada di atas itu gempita, berkilau dan mewah. Tapi justru lebih nyaman dalam keadaan yang penuh berkah, bagaimanapun keadaannya yang penting berkah untuk kita. Begitu penjelasan salah seorang guru kehidupan saya. Namun saya juga tidak bermaksud menganggap yang berada “diatas” tidak berkah ya...

Setiap manusia pasti akan memilih hidup berkecukupan dan penuh berkah. Ya siapa pula yang menolak dalam keadaan sempurna seperti itu. Tetap berada di jalan yang benar, tetap berkah, dan tetap berlimpah. Subhanallah... Tapi kembali lagi yakinlah semua itu tergantung pada mindset kita untuk memilah batas mana yang harus disyukuri, batas mana yang bisa kita katakan berkecukupan, dan batas mana yang dapat kita katakan berlimpah. Maksud saya, bukankah dengan uang sejumlah sepuluh juta katakanlah, ada orang yang menganggap tak seberapa, namun ada pula yang menganggap sebuah jumlah yang sangat besar. Jadi tergantung kita menanggapinya. Tapi menurut saya yang baik adalah tetap merasa apapun yang didapat adalah besar, adalah berkah, dan adalah rezeqi yang memang Allah tetapkan untuk kita. Semoga hal tersebut dapat menjadikan kita senantiasa bersyukur.

Selasa, 27 Desember 2011

Bayam dan Jamur



Hm... pagi-pagi membicarakan tentang menu makanan. Saya mau share menu makanan sederhana tapi bervitamin dan bergizi lho. He...promosi. Hasil masakan sendiri, simple dan cepet masaknya... Ada tumis bayam dan jamur goreng...
Menurut saya sih rasanya enak, ya iya lha...saya yang masak sendiri. He... kalo cara bikin tumis bayamnya saya cuma pakai bahan cabe rawit merah, bawang merah, bayam dan bumbu kaldu blok. Beri air sedikit...Tunggu sampai mendidih trus angkat...

Klo bikin jamurnya, pakai jamur tiram putih. Cuci bersih, lalu peras sampai kering... Lalu bolak balik jamur di tepung bumbu pedas yang di campur dengan tepung bumbu buat mendoan (di bungkus tepungnya tulisannya gitu, he...). Tepung jangan di kasih air yah, supaya jamur yang kita goreng jadi kering. Trus klo tepung udah tebel nempel di jamur, kita goreng deh jamurnya. Goreng sampai kecoklatan, terus di tiriskan...
Mantap deh, hasil jadinya kriuk-kriuk...

Ayo kita makan :D

Total Tayangan Laman